Berita

Megawati dan Prabowo disarankan untuk kembali melakukan pertemuan untuk meredam suasana/Net

Politik

Bisa Bikin Adem, Prabowo dan Megawati Disarankan Kembali Bertemu

RABU, 24 MEI 2023 | 17:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri perlu bertemu dalam waktu dekat. Hal ini dianggap bisa menenangkan suasana politik yang belakangan mulai memanas.  

Wacana itu digulirkan Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dalam menyikapi perkembangan politik Indonesia saat ini.

Apalagi, Dasco menyebut, Prabowo dan Megawati belum bertemu sejak perayaan Idulfitri kemarin.


"Saya pikir Pak Prabowo dan Bu Mega kan setelah Idulfitri belum sempat bersilaturahmi. Saya pikir pertemuan-pertemuan dua tokoh politik ini dalam rangka silaturahmi dan dalam rangka mendinginkan, membuat adem suasana itu diperlukan," kata Dasco kepada wartawan di Lobi Nusantara III Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (24/5).

Terkait isi pertemuan, Dasco enggan berkomentar lebih jauh.

Sebab, bisa saja bila pertemuan Prabowo dan Mega terjadi, maka isu politik sedikit banyak juga akan diperbincangkan.

"Bahwa kemudian setelah itu ada pembicaraan-pembicaraan lain, itu silakan nanti diputuskan oleh Pak Prabowo dan Bu Mega. Atau kemudian hanya sekadar silaturahmi untuk membuat Indonesia lebih sejuk, itu juga menurut kami ada manfaatnya," tutup Dasco.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya