Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Versi Litbang Kompas Golkar Lebih Disukai Dibanding PDIP, Modal Besar Kemenangan 2024

RABU, 24 MEI 2023 | 12:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Popularitas Partai Golkar jauh mengungguli partai politik lain yang terdaftar sebagai peserta Pemilu 2024. Bahkan, partai pimpinan Airlangga Hartarto ini melesat di atas PDIP dan Gerindra.

Berdasarkan survei Litbang Kompas pada 29 April hingga 10 Mei 2023, tingkat pengenalan dan kesukaan Golkar mencapai 86 persen. Posisi kedua ada PDIP dengan 83,8 persen. Sementara Gerindra hanya mampu berada di urutan keempat dengan 81,2 persen.

Kepopuleran dan tingkat kesukaan ini menjadi modal besar Golkar dalam  mencapai kemenangan di Pemilu 2024.


Hasil survei tersebut juga menunjukkan kepemimpinan Airlangga Hartarto sangat baik di mata masyarakat. Baik posisinya sebagai ketua umum partai maupun sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Partai Golkar memang alhamdulillah dinilai publik dapat memainkan peran-peran yang sangat strategis,” ujar Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily.

Hasil apik ini bukan kali pertama diraih Golkar. Pada survei bulan Januari lalu, partai berlambang pohon beringin ini juga menempati urutan teratas tingkat kepopuleran versi survei Litbang Kompas. Saat itu, tingkat pengenalan responden terhadap partai berlambang pohon beringin mencapai 86,3 persen.

Merujuk hasil survei tersebut, peneliti senior Litbang Kompas, Yohan Wahyu meyakini Golkar tetap berada di papan atas pada Pemilu 2024.

"Golkar sudah memiliki basis pemilih loyal yang diperhitungkan," kata Wahyu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya