Berita

Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Ditentukan Bersama Cak Imin, Gerindra Belum Bisa Pastikan Airlangga Cawapres Prabowo

SELASA, 16 MEI 2023 | 17:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pasangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 belum bisa dipastikan Partai Gerindra, meski sudah muncul dua nama figur yang digadang-gadang bakal menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari barisan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Jurubicara DPP Partai Gerindra, Budi Satrio Djiwandono menuturkan, figur cawapres yang akan diusung KKIR masih terus dibicarakan di internal parpol anggota koalisi ini.

Termasuk, mengenai peluang Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjadi cawapresnya mantan Danjen Kopassus itu.


“Ini tentu pembahasan pasangan ini masih dinamis,” ujar Budi saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan,Jakarta Selatan, Selasa (16/5).

Menurutnya, kepastian cawapres Prabowo tidak dilakukan terburu-buru, karena saat ini dinamika politik masih terus terjadi di antara parpol-parpol yang telah resmi menjadi peserta Pemilu Serentak 2024.

“Yang pasti masalah capres cawapres sesuai perjanjian dengan teman-teman PKB itu ditentukan Pak Prabowo dengan Cak Imin (Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum PKB),” katanya.

Maka dari itu, Budi meminta semua pihak bersabar menunggu waktu penetapan capres-cawapres dari KKIR dalam kesempatan yang tepat.

“Insya Allah pada waktunya nanti kita menetapkan itu (cawapresnya Prabowo) siapa,” demikian Budi menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya