Berita

Ribuan penduduk Kaledonia Baru turun ke jalan untuk mendukung sekolah Katolik di wilayahnya yang terancam tutup/RNZ

Dunia

Anggaran Dana Sekolah Sedikit, Ribuan Warga Kaledonia Baru Turun ke Jalan

SENIN, 15 MEI 2023 | 15:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Krisis ekonomi memaksa pemerintah menurunkan anggaran untuk sekolah Katolik di Kaledonia Baru, yang menyebabkan ribuan orang turun ke jalan untuk melakukan aksi protes.

Berdasarkan laporan yang dimuat RNZ, Senin (15/5), sekitar 7.000 orang berbaris di Noumea dan berjalan mwnuju kantor pemerintah dan Kongres.

Para pengunjuk rasa itu mendukung sekolah-sekolah Katolik agar tetap beroperasi, setelah pemerintah mengalokasikan dana kurang dari 12 juta dolar (Rp 177 miliar), dari yang dibutuhkan untuk menutup biaya operasional di puluhan sekolah Katolik.


Atas keadaan buruk yang dialami, ada sekitar 13.000 anak, atau sekitar 20 persen di Kaledonia Baru yang terancam, dan mereka tidak memiliki alternatif sekolah lain.

"Selain para murid, sekitar 1500 staf di 62 sekolah Katolik yang tersebar di Kaledonia Baru juga terancam, di mana mereka belum menerima satu siswa pun di asrama mereka, dan tidak memberi makanan di asrama karena kurangnya dana operasional," tulis RNZ dalam laporannya.

Saat ini, pemerintah di wilayah kepulauan itu berjanji akan membahas masalah pendanaannya pada awal Juni mendatang, sementara serangkaian langkah telah diupayakan untuk menghindari PHK massal terhadap ribuan staf.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya