Berita

Kemal Kilicdaroglu/Net

Dunia

Bersaing Ketat, Kilicdaroglu: Jika Harus Ada Putaran Kedua, Kami Pasti akan Menang

SENIN, 15 MEI 2023 | 07:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Klaim para pengamat nampaknya akan menjadi kenyataan bahwa pemilihan presiden Turkiye akan berlanjut pada putaran kedua, setelah Recep Tayyip Erdogan dan singannya, Kemal Kilicdaroglu, sama-sama hanya meraih kurang dari 50 persen suara.

Setelah lebih dari 96 persen kotak suara dihitung, Erdogan memimpin dengan 49,44 persen suara dan Kilicdaroglu memiliki 44,86 persen, seperti dilaporkan Reuters, Senin (15/4).

“Meskipun belum ada data akhir yang tersedia, saya dapat mengatakan bahwa kami memimpin dengan margin yang jelas,” kata Erdogan dalam pidato Minggu malam di markas Partai Keadilan dan Pembangunan.


Erdogan juga mengatakan dia mengharapkan jumlah ini meningkat dengan hasil resmi.

"Kami yakin kami akan menang di putaran pertama," ujar Erdogan.

Kemal Kilicdaroglu telah berjanji bahwa jika pemilihan presiden harus melewti putaran kedua, maka ia akan menang pada pemilihan 28 Mei.

“Jika bangsa kita mengatakan putaran kedua, kita pasti akan memenangkan putaran kedua,” katanya kepada wartawan.

Selain memilih presiden, Turkiye juga memilih parlemen baru. Aliansi Rakyat yang terdiri dari AKP Erdogan yang berakar Islam dan MHP nasionalis, tampaknya bernasib lebih baik dari yang diharapkan dan menuju mayoritas.

Dengan 93 persen  suara dihitung, aliansi Erdogan bakal mendapatkan 324 kursi dari 600 kursi di parlemen. Aliansi Bangsa Kilicdaroglu yang terdiri dari enam partai oposisi, termasuk Partai Rakyat Republik (CHP) sekuler yang didirikan oleh Ataturk, tampaknya akan mendapatkan 211 kursi. Sementara Aliansi Buruh dan Kebebasan, yang dipimpin oleh partai Kiri Hijau pro-Kurdi, tampaknya meraih 65 kursi.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya