Berita

Ketua Umum DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem/RMOLAceh

Politik

Caleg Partai Aceh Diwanti-wanti Tidak Jelekkan Teman Separtai, Mualem: Jangan Menjerat Kaki Kawan

JUMAT, 12 MEI 2023 | 05:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Aceh menargetkan peningkatan dalam perolehan kursi di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh meningkat di Pemilu 2024 mendatang. Dikatakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (PA), Muzakir Manaf, dalam memperoleh suara rakyat, masing-masing ada kepentingan sendiri.

"Tapi walaupun ada kepentingan sendiri, caleg jangan sampai meninggalkan partai dan kepentingan masyarakat serta kader," ujar Mualem, sapaan akrabnya, saat memberikan sambutan usai acara peusijuek Bacaleg Partai Aceh tingkat DPR Aceh di Kantor DPA PA, Batoh, Kamis (11/5).

Mualem juga mengingatkan seluruh Caleg Partai Aceh untuk tidak menjelekkan teman atau rekan satu partai saat berkampanye. Karena sikap tersebut merupakan perangai yang cukup buruk.


"Semua Caleg harus saling mendukung, jangan memperburuk citra rekan sesama Partai Aceh, jangan menjerat kaki kawan," tegas Mualem mengingatkan, dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Semua Caleg, lanjut Mualem, boleh berusaha mencari suara dari konstituen dengan cara masing-masing, namun jangan menjelekkan kawan sendiri.

"Kursi harus didapatkan, tapi tidak dengan menjatuhkan orang lain apalagi kawan sendiri," ujarnya kepada Bacaleg PA yang hadir dalam kegiatan peusijuek.

Penegasan tersebut karena dirinya belajar dari pengalaman Pemilu sebelumnya. Saat itu ada dugaan perilaku menjelekkan sesama Caleg terjadi di beberapa daerah pemilihan (Dapil).

"Saya ingatkan. Jangan ada lagi perilaku dan sikap seperti itu pada Pemilu kali ini," ujarnya.

Menurut Mualem saat ini semua Caleg harus memperjuangkan kepentingan Aceh dan kepentingan Partai Aceh serta rakyat Aceh. Sehingga para caleg PA yang bertarung di Pemilu 2024 tidak menjelekkan teman sendiri.

"Ini harus ditanamkan dalam hati saudara-saudara semua. Jangan menjelekkan teman sendiri," tegas Mualem didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kamaruddin Abu Bakar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya