Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Perusahaan Australia Umumkan Penemuan Minyak, Gas dan Helium di Zimbabwe

SELASA, 09 MEI 2023 | 06:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para peneliti di perusahaan Australia yang mengeksplorasi minyak dan gas di Zimbabwe, mengklaim mereka menemukan kandungan minyak dan gas alam di Cekungan Cabora Bassa di bagian utara negara itu.

Mereka mengatakan, analisis sampel dari pengeboran yang dilakukan di sumur Mukuyu-1 tahun lalu, diketahui adanya kandungan minyak ringan dan kondensat gas alam yang kaya, dengan rasio gas kondensat diperkirakan antara 30 hingga 135 barel per juta kaki kubik.

"Termasuk dalam penemuan itu adalah adanya gas helium dalam konsentrasi komersial," isi pernyataan perusahaan Invictus Energy, seperti dikutip dari AP, Senin (8/5).


Helium digunakan dalam produksi panel semikonduktor dan layar kristal cair (LCD).

"Sampel yang dianalisis menunjukkan komposisi gas alam berkualitas tinggi yang konsisten," lanjut pernyataan itu.

Invictus Energy yang didirikan pada 2011 ini, berencana mengebor sumur eksplorasi lainnya, Mukuyu-2, di area yang sama pada akhir tahun ini.

Managing Director Invictus Energy Scott MacMillan mengatakan, jika pengeboran di sumur kedua berjalan sukses, maka ini akan semakin membuka nilai portofolio perusahaan tersebut.  

Invictus Energy menandatangani kesepakatan eksplorasi, pengembangan, dan produksi dengan Zimbabwe pada 2018. Ia berencana untuk membangun fasilitas gas-to-power untuk memasok jaringan nasional.

Mozambik sendiri baru mulai mengekspor gas alam cair tahun lalu setelah menemukan cadangan di lepas pantainya pada  2010.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya