Berita

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Sosok Rasional, Sangat Mungkin Pencapresan Ganjar Dikoreksi

MINGGU, 07 MEI 2023 | 08:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri masih berpeluang besar meninjau ulang atau mengoreksi pencapresan Ganjar Pranowo. Apalagi jika elektabilitas gubernur Jawa Tengah itu masih di bawah Prabowo Subianto.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, dari berbagai hasil survei, suara Prabowo selalu di atas Ganjar, sehingga sangat tepat jika Prabowo menolak menjadi calon wakil presiden (cawapres) Ganjar.

"Jika ini berlanjut hingga 5 hingga 6 bulan ke depan, bisa jadi Megawati akan meninjau ulang dan mengoreksi pencapresan Ganjar," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (7/5).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, Megawati seorang yang rasional. Sehingga, Megawati tidak akan memaksakan untuk mengusung Ganjar jika harus menderita kekalahan. Atas alasan itu, Saiful menyimpulkan bahwa sangat mungkin pada akhirnya Ganjar direlakan untuk berada di posisi cawapres.

"Terlebih lagi Jokowi sangat berkepentingan untuk melanjutkan proyek strategis serta mengamankan program-program yang telah dilaksanakan sebelumnya," pungkas Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya