Berita

Kolase Presiden Joko Widodo dan Anies Baswedan/Repro

Politik

Hendri Satrio: Jokowi Panik dan Takut Kalah Lagi dari Anies

SABTU, 06 MEI 2023 | 08:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada kepanikan yang melandasi Presiden Joko Widodo melakukan manuver politik dengan ikut campur dalam peta pertarungan pemilihan presiden dan wakil presiden 2024.

Pendiri Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio alias Hensat memandang, Jokowi panik dengan kehadiran Anies Baswedan yang telah diusung Nasdem sebagai bakal calon presiden 2024.

Kepanikan tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan pengalaman Pilkada DKI 2017 silam, Anies mampu mengalahkan petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang disinyalir ikut didukung Jokowi.


“Kenapa panik? Ya karena memang rakyat Indonesia itu dalam memilih pilihan susah ditebak. Pilkada DKI Jakarta misalnya, itu diunggulkan Ahok tapi ternyata Anies yang menang,” kata Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (6/5).

Oleh karenanya, Hensat menilai cewe-cawe Presiden Jokowi menjelang Pilpres 2024 tak lepas dari pengalaman Pilkada DKI Jakarta yang memenangkan Anies.

Cawe-cawe Presiden Jokowi makin kentara dengan mengendorse Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto melalui Koalisi Besar serta mengumpulkan ketua umum partai politik di Istana Negara beberapa waktu lalu.

“Sampai hari ini (Jokowi) arah (dukungan) jelasnya ke Ganjar Pranowo ya. Kalau beliau mau aman, ya main dengan satu pasang lagi, dengan pasangannya Pak Prabowo,” kata Jurubicara Anies Baswedan ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya