Berita

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil/Net

Politik

Rekening Gendut Penembak Kantor MUI Pusat, DPR: Patut Dicurigai

JUMAT, 05 MEI 2023 | 20:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penembak kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Mustofa yang merupakan buruh petani memiliki rekening gendut hingga ratusan juta. Muncul dugaan, Mustofa sengaja disuruh pihak tertentu untuk membuat teror di kantor MUI Pusat.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi III DPR RI M. Nasir Djamil berpendapat, jika Mustofa tidak meninggal dunia, maka penyidik bisa menelusuri dari mana rekening gendut berasal.

“Iya sayangnya dia meninggal ya, kalau dia hidup bisa ditelusuri bisa dikorek, dimintai keterangan tentang yang ada uangnya itu,” kata Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/5).


Legislator dari Fraksi PKS ini mengaku curiga dengan rekening gendut milik pelaku penembakan kantor MUI Pusat tersebut. Dia menduga ada aktor intelektual di balik pelaku.

“Kalau profilnya seorang petani apalagi mungkin petani atau penggarap ya bukan pemilik sawah, intinya menang sangat mencurigakan dan patut diduga bahwa dia itu bisa jadi disuruh atau katakanlah dikasih uang disuruh,” katanya.

Menurutnya, seorang buruh petani, menembak kantor MUI Pusat merupakan hal yang tidak wajar, sekalipun banyak informasi terkait profil pelaku mengaku sebagai nabi, namun motivasinya untuk menembak kantor MUI perlu dipertanyakan.

“Tapi, apa manfaatnya coba, dia nembak MUI itu, pesan apa yang mau dia sampaikan dengan dia menembak kantor MUI? Kecuali dia menembak ke tempat lain. Apakah dia teroris gitu kan? Apakah dia orang terganggu jiwanya? Atau apa?”ucapnya.

“Sayangnya dia tewas sehingga filmnya berakhir. Sehingga menimbulkan sejumlah pertanyaan, apakah ini sebuah kejadian yang diskenariokan atau memang inisiatif dia sendiri karena dia mengaku nabi,” demikian Nasir Djamil.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya