Berita

AHY saat bersama Ketum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat/RMOL

Politik

Puji Gaya Politik Cak Imin, AHY Bingung Ada Anggap Lawan adalah Musuh Abadi

KAMIS, 04 MEI 2023 | 04:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Silaturahmi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ke kediaman Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, mendapat pujian dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY).

AHY mengatakan, sikap politik Cak Imin sebagai salah seorang pemimpin partai politik di pemerintahan, mau membangun komunikasi dengan parpol oposisi atau yang berseberangan.

"Saya rasa di sini ada kedewasaan dalam politik yang seharusnya memang dibangun seperti itu," ujar AHY dalam jumpa pers bersama Cak Imin usai pertemuan dengan SBY.


Namun, AHY memperlihatkan kekecewaannya terhadap pihak yang tidak memiliki politik seperti Cak Imin dan PKB, yaitu mau membangun komunikasi dengan Partai oposisi pemerintahan.

"Yang suka sering (bikin) saya bingung, itu kalau ada politik yang merasa pokoknya saya di sini anda di sana. Dikasih garis yang tebal. Saya di sini anda di sana, anda selamanya menjadi musuh dan lawan saya," singgung putra sulung Presiden SBY ini.

Maka dari itu, AHY berharap pertemuan-pertemuan antara parpol peserta Pemilu Serentak 2024, baik antar sesama Koalisi pemerintah maupun yang oposisi, bisa tetap terjalin dengan baik.

"Saya tadi berharap juga, pertemuan-pertemuan seperti ini bisa menjadi modal yang baik, bukan hanya ditingkat nasional tapi juga kita tahu aktor politik ini kan baik formal, struktural maupun informal, secara kultural ada dimana-mana di seluruh Indonesia," tambahnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya