Berita

Politikus PDIP Masinton Pasaribu (kedua kiri) diskusi publik bertajuk 'OTW 2024: Adu Ampuh Rencana Istana vs Rencana Rakyat'/RMOL

Politik

Masinton: Saya Tidak Pernah Lihat Demokrat Pasang Gambar “Anies Presiden Kami”

RABU, 03 MEI 2023 | 15:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bagi PDI Perjuangan, satu-satunya bakal calon presiden (bacapres) yang definitif mendapatkan dukungan dari partai politik saat ini adalah Ganjar Pranowo. Pasalnya, Gubernur Jawa Tengah itu sudah dideklarasikan sebagai bakal calon presiden (bacapres) oleh PDIP yang mengantongi tiket pencapresan.

Sementara pencapresan Anies Baswedan oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang digawangi Demokrat, PKS, dan Nasdem, bagi politikus PDIP Masinton Pasaribu belum definitif.

Alasannya, karena dia melihat PKS dan Demokrat belum sepenuh hati mendukung Anies Baswedan sebagai bacapres 2024. Khusus untuk Demokrat, Masinton bahkan belum melihat ada baliho mereka yang menyebut Anies sebagai presiden.


“Saya tidak pernah lihat Demokrat pasang gambar Anies. ‘Anies Presiden kami’, enggak pernah. Jadi enggak definitif. Belum definitif," tegas Masinton dalam diskusi publik bertajuk 'OTW 2024: Adu Ampuh Rencana Istana vs Rencana Rakyat' di Jalan K.H. Wahid Hasyim Nomor 91, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/5).

Atas dasar itu, Masinton mempertanyakan kepastian dan keberlanjutan KPP untuk mendukung Anies sebagai bacapres.

“Ini masih penjajakan semua, pacaran, PDKT. Enggak mengerucut," pungkasnya.

Selain Masinton, turut hadir dalam diskusi tersebut Founder KedaiKOPI Hendri Satrio, Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Melki Sedek, dan Gurubesar Hukum Tata Negara Denny Indrayana secara virtual.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya