Berita

Anggota Kompolnas Poengky Indarti/Net

Hukum

Kompolnas Minta Polda Sumut Periksa Saksi Penganiayaan Ken Admiral

SELASA, 02 MEI 2023 | 01:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Sumatera Utara (Sumut) diminta memeriksa para saksi yang menyaksikan penganiayaan terhadap Ken Admiral oleh Aditya Hasibuan.

Anggota Kompolnas Poengky Indarti menjelaskan bahwa Kompolnas berharap penyidik Ditreskrimum Polda Sumatera Utara dapat mengembangkan perkara ini tidak hanya dugaan kejahatan tersangka.

"Tetapi juga orang-orang yang membiarkan terjadinya penganiayaan tersebut," kata Poengky Indarti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/5).


Selain mengembangkan kasus, Poengky juga meminta penyidik membuka perkembangan kasus ke publik. Tujuannya, agar publik tahu perkembangan kasus terbaru.

"Kami berharap proses penyidikan dilakukan secara profesional dengan dukungan scientific crime investigation dan disampaikan secara transparan kepada publik," kata Poengky.

Bidpropam Polda Sumut telah menahan AKBP Achiruddin Hasibuan di tempat khusus, usai anaknya, Aditya Hasibuan, ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang mahasiswa.

Achiruddin terbukti melanggar Pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Selain itu Achiruddin juga dinonjobkan dari jabatan semula, yakni Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut.

Kasus sendiri bermula saat video penganiayaan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, korban dipukuli, ditendang hingga kepalanya berkali-kali dibenturkan ke aspal hingga berdarah.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya