Berita

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono/Ist

Politik

Heru Tuntaskan Pekerjaan yang Tak Dilakukan Anies Baswedan

SENIN, 01 MEI 2023 | 14:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Selama enam bulan menjadi penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dinilai berhasil mengerjakan tugas penting yang selama lima tahun ke belakang belum dilakukan Anies Baswedan.

"Dari sektor penanganan banjir, sodetan kali Ciliwung yang lima tahun terlunta-lunta, saat ini progres penyelesaiannya begitu cepat di era Pak Heru," ujar pengamat Kebijakan Publik GMT Institute, Agustinus Tamtama Putra, lewat keterangan tertulisnya, Senin (1/5).

Sosok yang akrab disapa Tamtam itu juga menyoroti pembangunan vertical drainase atau sumur resapan bikinan Anies yang kerap dikomplain lantaran beberapa kali dianggap menyebabkan kecelakaan kendaraan.


"Entah bagaimana kajian dan implementasinya sehingga sumur resapan itu sering makan korban. Ada berapa kendaraan terperosok? Dan lagi-lagi era Pak Heru yang mesti membereskan sumur resapan itu," jelasnya.

Di sektor transportasi, Tamtam juga menyayangkan Anies yang hanya membangun Jaklingko. Padahal menurutnya, jika koordinasi lintas sektornya baik, lima tahun adalah waktu yang cukup untuk mengoptimalisasi moda transportasi publik terintegrasi.

Menanggapi rencana penanaman kembali ratusan pohon di kawasan Monas yang sempat dipangkas di era Anies, Tamtam menyebut langkah Heru Budi sangat tepat. Karena pusat kota Jakarta sedang membutuhkan zona rimbun untuk memproduksi oksigen lebih banyak.

Terakhir, Tamtam juga mengapresiasi kebijakan Heru yang lebih memilih memaksimalkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ketimbang membuat Tim Gabungan Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

"Kita bisa melihat sekarang bagaimana OPD dan seluruh ASN itu bekerja secara optimal, tidak ada lagi tekanan dan bisa memaksimalkan anggaran daerah sehingga tidak ada lagi nanti cerita defisit anggaran hingga 17 triliun. Dalam hal ini, Pak Heru komitmen untuk menciptakan tata kelola keuangan daerah yang efektif," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya