Berita

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri usai mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden/Ist

Politik

Soal Cawapres Ganjar Pranowo, Megawati: Banyak yang Antre

MINGGU, 30 APRIL 2023 | 19:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta masyarakat bersabar soal siapa bakal calon wakil presiden untuk pendamping Ganjar Pranowo.

Kepada Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Megawati mengatakan politik itu harus dilihat bukan sebagai hal yang statis, tapi merupakan kehidupan. Sehingga untuk menentukan calon wakil presiden perlu pertimbangan matang.

"Jadi, kita melihat tentu berbeda kalau 2004 saya dengan Pak Hasyim Muzadi. Nah kalau sekarang ditanya siapa begitu, nah saya sudah bilang ke Pak Mardiono, tunggu dulu yah Pak kok kayak-kayaknya ini akan banyak yang antre," kata Megawati di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (30/4).


Dia mengibaratkan kalau jaman dulu saat awal mula menjadi ketua umum PDIP dianalogikan tengah membuat rel kereta untuk sebuah tujuan untuk Indonesia.

"Ternyata tadinya satu gerbong, lah sekarang ini, kalau saya umpamakan gerbongnya 20 saja, itu sudah penuh sesak, yang mau ikut banyak banget," imbuhnya.

"Cuman banyak juga yang malu-malu kucing. Jadi wartawan kalau nanya ke saya, lebih baik nanya banyak-banyak ke Pak Mardiono," katanya lagi.

Oleh karenanya, Mega meminta agar masyarakat bersabar hingga jelang pendaftaran di KPU yang direncanakan pada September hingga Oktober 2024 mendatang.

"Saya orangnya suka pelit memberikan berita. Jadi tolong sabar yah, tunggu aja mainnya, toh kapan ke KPUnya (22-29 Oktober), itu kalian boleh deg-degan deh," ujarnya.

"Karena itu sudah akhir, maksudnya batas waktu," imbuhnya.

Dia menambahkan akan berhitung terlebih dahulu untuk menentukan paket capres dan cawapres.

"Tetapi mungkin bisa saja umpamanya besok, tapi saya hitung-hitung dulu dong, waktu di Batutulis ada sebutan, kontemplasi, jadi mungkin merenung dulu, kontemplasi lagi, tapi satu Lo tujuan saya Indonesia Raya.  Kalau mau ditulis, ya tunggu aja," demikian Megawati.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya