Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam jumpa pers di kediaman Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Cikeas, Bogor, Sabtu malam (29/4)/RMOL

Politik

AHY Pastikan Demokrat Masih Bersama KPP, Tapi Buka Ruang bagi Golkar

MINGGU, 30 APRIL 2023 | 00:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kedatangan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama sejumlah jajarannya untuk menemui Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dipastikan tidak menggoyang sikap Partai Demokrat yang tetap berada di barisan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam jumpa pers usai pertemuan yang berlangsung 1,5 jam, di kediaman SBY, Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Sabtu malam (29/4).

"Golkar bersama dengan partai-partai politik di KIB kemarin juga baru bertemu. Sedangkan Demokrat saat ini juga membangun komunikasi yang intensif dengan teman-teman di Koalisi Perubahan yaitu dengan Nasdem dan PKS," ujar AHY.


Putra sulung SBY ini menjelaskan, dalam pertemuan malam tadi Demokrat dan Golkar sama bersepakat, bahwa semangat yang dijalin adalah sama-sama menghormati posisi dan sikap politik per hari ini.

Kendati begitu, pihaknya tidak menutup diri untuk terus melakukan komunikasi dan jalinan yang cukup intensif dengan Golkar.

"Bisa dikatakan (sudah berjalan selama) enam bulan terakhir ini, untuk sama-sama mencari titik temu dan juga kompromi. Dalam arti, bagaimana membangun kebersamaan ke depan," tandas AHY.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya