Berita

Hasil terbaru Poltracking terkait elektabilitas kandidat calon presiden/Repro

Politik

Elektabilitas Prabowo Unggul dari Ganjar dan Anies dalam 3 Simulasi Pilpres 2024

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 15:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat keterpilihan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dalam beberapa simulasi Pilpres 2024 yang dibuat Poltracking Indonesia mengungguli dua figur potensial lain. Yaitu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha, menyampaikan hal tersebut dalam Rilis Survei Nasional yang dilakukan medio 9 hingga 15 April 2023, secara virtual, Jumat (28/4).

“Prabowo terpaut tipis dengan Ganjar, dan Anies di bawahnya (urutan ketiga). Sementara 17 nama lainnya di bawah 5 persen,” ujar Hanta.


Ia merinci, pada simulasi 20 besar, Prabowo mendapat keterpilihan hingga 28,8 persen, atau di atas Ganjar yang memperoleh 27,5 persen. Sementara, Anies mencatatkan elektabilitas 19,3 persen.

Dalam simulasi 10 besar, Prabowo juga mencatatkan keterpilihan paling tinggi. Hingga 30,1 persen, atau masih di atas Ganjar yang mendapat 28,3 persen.

“Adapun Anies 20,4 persen,” sambungnya.

Hingga di simulasi 3 besar, nama Prabowo masih kokoh berada di puncak klasemen, dengan perolehan suara 33,0 persen.

"Sementara Ganjar terpaut tipis (dengan perolehan elektabilitas) 31,1 persen, dan Anies 22,4 persen,” demikian Hanta.

Dalam survei kali ini, Poltracking Indonesia mewawancarai secara tatap muka 1.220 responden dari seluruh wilayah Indonesia. Mereka disurvei dengan metode multistage random sampling.

Sementara margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya