Berita

Kepulan asap di kota Khartoum, Sudan/Net

Dunia

Belasan Warga Suriah Tewas di Tengah Bentrokan Militer Sudan

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 15:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bentrokan bersenjata yang terjadi antara militer Sudan dan paramiliter Rapid Support Force (RSF) yang masih terus berlangsung, menambah daftar korban tewas.

Stasiun radio dan televisi Sudan, Sham FM, merujuk pada informasi yang didapatkan dari Kedutaan Besar Suriah di Khartoum pada Rabu (26/4), melaporkan belasan warga Suriah tewas.

"Lima belas warga Suriah tewas akibat bentrokan yang terjadi di Sudan," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat Ashraq Al-Aswat.


Kedubes Suriah tidak memberikan rincian tentang identitas korban maupun kondisi terkini jenazah.

Tetapi memastikan bahwa seluruh staf kedutaan tidak ada yang terluka dan hingga kini dalam kondisi baik-baik saja di Khartoum.

Menurut data WHO, pertempuran militer Sudan yang terjadi sejak pertengahan April telah menewaskan sedikitnya 459 orang dan melukai lebih dari 4.000 warga.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus memperkirakan konflik yang berkepanjangan akan menyebabkan lebih banyak korban jiwa.

Sebab banyak warga di Sudan akan mati akibat wabah, kurangnya akses makanan dan air, serta gangguan terhadap layanan kesehatan esensial, termasuk imunisasi.

Keadaan darurat telah diumumkan di Khartoum dengan puluhan ribu orang berusaha meninggalkan Sudan karena tidak ada tanda-tanda pertempuran mereda.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya