Berita

Penduduk Sudan berbondong-bondong melakukan evakuasi/Net

Dunia

Panglima Militer Sudan Janji Beri Jalur Aman Evakuasi WNA

MINGGU, 23 APRIL 2023 | 06:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tentara Sudan sepakat untuk membantu proses evakuasi warga negara asing dan diplomat menggunakan pesawat militer, di tengah pertempuran berdarah yang masih berlangsung hingga saat ini.

Panglima Militer Jenderal Abdel Fattah al-Burhan pada Sabtu (21/4) mengatakan pihaknya akan memfasilitasi evakuasi warga Amerika, Inggris, China, dan Prancis. Bantuan diberikan setelah para pemimpin negara tersebut melakukan komunikasi dengannya.

"(Burhan) setuju untuk memberikan bantuan yang diperlukan dalam mengamankan evakuasi semacam itu untuk berbagai negara," kata militer Sudan, seperti dikutip Associated Press.


Kendati begitu, proses evakuasi sendiri masih menjadi pertanyaan, mengingat sebagian besar bandara utama di Khartoum dan sekitarnya menjadi medan pertempuran. Bahkan bandara internasional ditutup.

Kepada stasiun TV milik Saudi, Al-Hadath, Burhan mengatakan penerbangan masuk dan keluar dari Khartoum tetap berisiko karena bentrokan yang sedang berlangsung. Dia mengklaim bahwa militer telah mendapatkan kembali kendali atas semua bandara, kecuali satu di kota barat daya Nyala.

“Kami berbagi keprihatinan komunitas internasional tentang warga negara asing. Kondisi kehidupan semakin memburuk," ucapnya.

Dalam wawancara terpisah dengan Al Arabiya milik Saudi, Burhan berjanji Sudan akan menyediakan bandara yang diperlukan dan jalur aman bagi orang asing yang terjebak dalam pertempuran, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Terlepas dari janji bantuan Burhan, proses evakuasi masih diragukan. Lantaran meski gencatan senjata telah diumumkan selama tiga hari untuk memperingati Idulfitri, namun suara ledakan dan tembakan terdengar di seluruh Khartoum pada Sabtu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya