Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (paling kiri) saat hadiri momen penugasan Ganjar Pranowo capres PDIP untuk Pilpres 2024/Ist

Politik

Puan Tegak Lurus Jalankan Perintah Megawati Menangkan Ganjar di Pilpres 2024

SABTU, 22 APRIL 2023 | 17:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tugas khusus diberikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani, untuk memenangkan Pemilu 2024. Pemilu itu diantaranya oemilihan legistlatif (Pileg) maupun pemilihan presiden (Pilpres).

Atas amanah yang diberikan oleh Megawati itu, Puan menyatakan siap menjalankan tugas tersebut. Ia menegaskan tegak lurus dengan perintah partai.

“Satu lagi amanah dan kepercayaan dari Ketua Umum yang saya terima. Sebagai petugas partai, saya selalu siap menerima penugasan Ibu Ketum Umum, tegak lurus!” tegas Puan lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (22/4).


Ketua DPR RI itu dianggap telah lama malang melintang di dunia politik nasional. Di internal partai, Puan sudah beberapa kali mengemban tugas penting.

Di struktur partai, Puan menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Politik. Saat Pemilu 2014, ia diberi tugas menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP.

Puan juga menjadi Ketua Pemenangan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) PDIP Tahun 2013 dan 2018 lalu. Puanlah yang berada di garis terdepan memenangkan Ganjar sebagai Gubernur Jateng selama 2 periode.

Saat mengumumkan Ganjar Pranowo menjadi capres PDIP di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4). Puan diminta Megawati membentuk tim yang akan difokuskan untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2024.

“Sebelumnya saya memberi tugas Mbak Puan untuk bertemu secara rutin dengan Presiden Jokowi dan berdialog dengan ketua umum partai politik,” kata Megawati.

“Maka saya juga memberikan mandat penugasan kepada MbaK Puan Maharani untuk membentuk tim yang dibutuhkan guna memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024,” imbuhnya.

Puan sendiri menjadi salah satu elite yang diajak berdiskusi oleh Megawati sebelum sang ketum memutuskan menunjuk Ganjar Pranowo sebagai capres dari PDIP. Oleh karenanya, keputusan Megawati memilih Ganjar pun juga berkat buah pikir dan masukan dari Puan.

"Saya berdialog termasuk dengan Pak Jokowi, termasuk jajaran internal partai, termasuk Mas Prananda Prabowo dan Mbak Puan Maharani, kader, dan petugas partai yang telah lama digembleng jadi pemimpin,”demikian Megawati.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya