Berita

Salah satu pedagang cabai di Aceh/RMOLAceh

Nusantara

Jelang Lebaran, Harga Cabai di Aceh Tembus 40 Ribu Perkilogam

JUMAT, 21 APRIL 2023 | 03:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Harga cabai merah dan cabai rawit menjelang Hari Raya Idulfitri di Aceh Jaya tembus Rp 40 per kilogram (kg). Sebelumnya, harga cabai berkisar Rp 20 ribu per kilogram.

Efri, salah satu pedagang di Pasar Teunom, Panton, Aceh Jaya mengatakan, kenaikan harga tersebut karena pemasok dari daerah yang menaikkan harga cabai. Kenaikan harga sudah berlangsung sejak 18 April lalu.

"Cabai naik, namun minat warga tinggi untuk kebutuhan hari raya," ujar Efri kepada Kantor Berita RMOLAceh, Kamis (20/4).


Sementara untuk sejumlah harga rempah lainnya, kata Efri, masih normal. Seperti tomat Rp 10 ribu per kilogram, bawang putih Rp 35 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah Rp 30 ribu per kilogram. 

Selain itu, komoditas seperti cabai kering dan kemiri juga mengalami kenaikan. Untuk cabai kering Rp 18 ribu pe ons dari Rp 10 ribu per ons, sedangkan kemiri Rp 75 ribu dari Rp 50 ribu per kilogram.

Efri mengatakan, para pedagang sengaja membungkus rempah - rempah dalam bungkusan kecil karena pembeli biasanya hanya membeli sedikit saja untuk satu kali masak. Perbungkusnya untuk semua jenis rempah dijual seharga Rp 3 ribu.

"Masyarakat kami suka beli yang sudah dibungkus kecil, jadi lebih murah," ujarnya.

Efri mengaku, tidak menemukan keluhan terhadap naiknya harga cabai sebab mayoritas warga banyak yang bertani dan berkebun, sehingga memiliki hasil kebun sendiri saat rempah-rempah di pasaran alami kenaikan.

"Seperti biasa, mahal cabai bisa metik di kebun," ujarnya.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya