Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Populasi India Diperkirakan Susul China Pada Pertengahan Tahun Ini

RABU, 19 APRIL 2023 | 20:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

India sedang dalam perjalanannya untuk menyusul China menjadi negara terpadat nomor satu di dunia, yang diperkirakan akan terjadi pada pertengahan tahun 2023 ini.

Data itu dirilis oleh badan PBB pada Rabu (19/4) dalam laporan Dana Kependudukan PBB (UNFPA).

“State of World Population Report, 2023 memperkirakan populasi India lebih besar sekitar 1.428,6 juta daripada China, dengan populasi sebanyak 1,4286 miliar untuk India, sementara China hanya mencatat 1,4257 miliar populasi,” kata laporan PBB, yang dimuat Reuters.


Sementara Amerika Serikat berada jauh dari populasi kedua negara tersebut, dengan total populasi sebanyak 340 juga. AS akan menduduki urutan ketiga dari jumlah populasi terbanyak di dunia.

Namun laporan tidak menentukan kapan perubahan populasi itu akan terjadi. Sebab menurut pejabat kependudukan PBB cukup sulit menentukan waktu, karena banyaknya ketidakpastian data.

Menurut badan PBB, data yang keluar dari India dan China, terakhir dilakukan sejak sensus pada tahun 2011 lalu, dan rencana sensus berikutnya pada tahun 2021 kemarin sempat tertunda karena pandemi Covid-19. Sementara data terbaru yang dirilis tahun ini diambil dari informasi yang tersedia pada Februari 2023.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya