Berita

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov/Net

Dunia

Menlu Rusia Ingin Perang dengan Ukraina Berakhir Secepat Mungkin

SELASA, 18 APRIL 2023 | 13:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Memasuki bulan ke-14 perang, Rusia mengutarakan niatnya untuk segera mengakhiri konflik militer dengan Ukraina, yang telah membawa banyak perubahan dalam tatanan internasional.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyampaikan rencana penghentian perang tersebut di hadapan rekannya dari Brasil, Menteri Luar Negeri Mauro Vieira pada Senin (17/4).

"Jelas bahwa kami tertarik untuk melihat konflik Ukraina berakhir secepat mungkin," ujar Lavrov, seperti dimuat kantor resmi TASS.


Lavrov mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Brasil atas kesediaanya membantu kedua pihak yang berkonflik untuk menemukan jalan keluar secara damai.

"Hari ini kami berbicara dengan rekan Brasil kami, dalam konteks mengingat bahwa masalah seperti itu harus diselesaikan tidak hanya untuk saat ini, tetapi berdasarkan perjanjian jangka panjang," kata Lavrov.

Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa setiap penyelesaian konflik secara damai mengharuskan Ukraina mengakui aneksasi Moskow atas empat provinsi yang berhasil dikuasai.

Alasan Rusia melakukan apa yang disebutnya operasi militer adalah karena untuk membela etnis Rusia dari penganiayaan Ukraina.

Ukraina dan Barat mengatakan alasan itu hanya dalih yang tak berdasar untuk perang yang telah mengakibatkan ribuan orang terbunuh dan membuat kota-kota di Ukraina hancur.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya