Berita

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel dan Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri upacara peresmian monumen mendiang pemimpin Kuba Fidel Castro di Moskow, Rusia, pada 22 November 2022/Net

Dunia

Diaz Canel: Lewat Kekuatan Media yang Besar, AS Menghasut dan Menciptakan Hinaan terhadap Rusia

SABTU, 15 APRIL 2023 | 09:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ada peran Amerika Serikat (AS) dalam konflik Ukraina. Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengungkapkan, AS bersama sekutu memiliki kepentingan dengan mengorbankan Rusia dalam konflik tersebut.

“Pemerintah AS telah mendistorsi akar penyebab konflik dan telah menghasut cibiran, rasa jijik terhadap Rusia, melalui kekuatan medianya yang sangat besar," kata Diaz Canel, berbicara di saluran YouTube televisi Kuba, seperti dikutip dari TASS, Jumat (15/4).

"Saya percaya bahwa merekalah yang mengobarkan Russophobia dan menyembunyikan penyebab sebenarnya dari konflik tersebut dengan membuat Rusia menjadi kambing hitam," lanjutnya.


AS menempatkan Rusia dalam situasi yang buruk. Menurutnya, Washington sengaja memprovokasi perang agar bisa menjual senjatanya. Dengan cara itulah AS bisa menyelesaikan masalah domestiknya termasuk ekonominya yang saat ini terancam.

Semua orang menjadi korban dari konflik Ukraina yang dikompori AS.

Diaz-Canel yakin, AS yang harus disalahkan atas terciptanya konflik Ukraina yang dampaknya menyebar ke mana-mana.

Presiden Kuba meminta komunitas internasional untuk mendukung inisiatif yang akan berkontribusi dalam membangun dialog antara pihak-pihak yang berkonflik. Penting juga untuk memberikan jaminan kepada para pihak bahwa perdamaian apa pun akan bertahan lama, katanya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya