Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan dengan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra/RMOL

Politik

Ditemui Yusril, Zulhas Ngaku Belum Bahas Capres-Cawapres

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 01:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, dengan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, belum mengarah soal capres dan cawapres yang hendak mereka usung pada Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan usai melakukan pertemuan tertutup dengan Yusril, di Kantor DPP PAN, Jalan Amil, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis malam (13/4).

“Belum dukung mendukung. Yang ada saat ini masih komunikasi politik,” ujar Zulhas, sapaan akrabnya, kepada wartawan usai pertemuan.


Menteri Perdagangan ini menuturkan, isi pertemuannya dengan mantan Ketua Komisi Yudisial itu, lebih banyak membicarakan soal hal-hal yang positif untuk pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

“Silaturahmi politik, kita juga bicara tentang politik. Yang paling penting saya sampaikan tadi, kita ingin agar komitmen kebangsaan paling penting,” tuturnya.

Zulhas pun memaparkan salah satu contoh isu kebangsaan yang diangkat dalam pertemuan tersebut. Yaitu mengenai visi Indonesia Emas 2045.

“Karena kita ingin menjadi negara maju pada 2045, jadi tahun politik 2024 nanti ini menjadi pondasi yang kokoh untuk kita meletakkan dasar-dasar agar menuju Indonesia Maju 2045,” urai Zulhas.

Menariknya, pernyataan Zulhas tersebut bertolak belakang dengan pengakuan Yusril saat baru tiba di Kantor DPP PAN. Yusril menyebut agenda pertemuan tadi malam adalah untuk membicarakan soal dukung mendukung capres-cawapres.

“(Agenda pertemuan PAN dan PPP) soal dukung mendukung capres-cawapres,” ungkap Yusril. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya