Berita

Kunjungan Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, ke pengurus PBNU/Ist

Politik

Punya Banyak Kesamaan Program, Alasan TNI Berkolaborasi dengan NU

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 00:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI siap bekerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam berbagai program dan kegiatan.

Hal ini dipastikan Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono, usai silaturahmi ke Ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor Pusat PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Rabu kemarin (12/4).

Alasan Yudo ingin bekerja sama dengan NU karena memiliki kesamaan program yang dilakukan.


"Contohnya, ada program kampung nelayan, kita bisa disinergikan dengan program TNI masuk desa maupun dengan program kampung bahari nusantara yang sudah diprogramkan," kata Yudo dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi, Kamis (13/4).

Selain itu, untuk bidang pendidikan, nantinya akan fokus pada program pembinaan kepemimpinan termasuk kegiatan-kegiatan untuk bakti sosial, bidang keamanan, juga karena PBNU punya Banser.

"Tentunya bisa kita kolaborasikan untuk membantu TNI bekerjasama ke depan dalam pengamanan pemilu dan sebagainya,” ujar Yudo

Sementara itu Ketum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf mengucapkan terima kasih atas kunjungan serta silaturahmi Panglima TNI ke kantor PBNU.

"NU ini nanti juga akan menjalankan program yang disebut keluarga maslahat, yang itu nanti aktivitasnya akan dibuat sampai ke desa-desa, kami sangat membutuhkan dukungan dari TNI," jelasnya.

"Ke depannya hal yang bisa kita kerjakan mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa buat kesepakatan MoU antara PBNU dengan TNI kemudian dijabarkan dalam berbagai macam program kegiatan,” tutup Gus Yahya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya