Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron/Net

Politik

Demokrat Masih Berharap Pemerintah Bisa Negosiasi Ulang Bunga Pinjaman KCJB ke China

KAMIS, 13 APRIL 2023 | 19:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah didorong untuk tidak putus asa dalam melakukan negosiasi bunga pinjaman Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke China. Meskipun, negosiasi baru-baru ini gagal menurunkan suku bunga pinjaman dari 3,4 persen ke 2 persen.

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menuturkan megaproyek kereta cepat tersebut sulit dihentikan, dan diharapkan pemerintah bisa negosiasi ulang agar APBN tidak terbebani dengan tumpukan utang dari proyek tersebut.

“Sudah sulit dihentikan, meski biaya yang membengkak dan bunga yang tinggi, harapanya bisa dinegosiasikan ulang,” kata Herman Khaeron kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/4).


Menurut legislator dari Fraksi Demokrat DPR RI ini, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentu akan merugi dengan beban suku bunga pinjaman yang cukup besar tersebut. Terlebih, payback period yang ditetapkan semakin panjang.

“Saat kami RDP dengan KCIC, bahwa periode pengembalian investasi mencapai 36 tahun, itupun bisa lebih panjang lagi, karena harga tiket yang dipatok pemerintah,” demikian Herman Khaeron.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya