Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Catat Kematian Manusia Pertama Akibat Flu Burung H3N8

RABU, 12 APRIL 2023 | 15:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

China menandai kematian pertama akibat jenis flu burung H3N8 pada manusia. Korban merupakan seorang wanita berusia 56 tahun yang terinfeksi.

Dimuat Al Arabiya pada Rabu (12/4), H3N8 merupakan salah satu subvarian flu yang ditemukan pada burung, dan belum pernah terdeteksi menyebar ke manusia secara langsung.

Meski begitu kasus flu burung H3N8 itu dikonfirmasi dapat menyerang manusia, setelah tiga kasus ditemukan di China. Salah satu dari mereka yang terinfeksi itu meninggal dunia.


Dalam sebuah pernyataan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), badan itu memperkirakan bahwa ketiga orang itu tertular H3N8 di pasar unggas hidup.

“Awal kasus ini terdeteksi melalui sistem surveilans infeksi saluran pernapasan akut (SARI) yang parah. Tidak ada kontak dekat dari kasus tersebut yang mengembangkan infeksi atau gejala penyakit pada saat pelaporan,” kata WHO dalam pernyataannya.

Saat ini pemerintah China sendiri telah meningkatkan pemantauan terhadap jenis flu tersebut dan risiko infeksinya.

Meski virus H3N8 dinilai tidak terlalu berbahaya dibandingkan dengan flu burung H5N1.

Namun dengan kasus terbaru kali ini yang dapat menyerang manusia, WHO meminta negara-negara di dunia untuk terus menekankan pentingnya pengawasan global terhadap virus influenza, yang dapat memengaruhi kesehatan manusia atau hewan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya