Berita

Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Asmar/Net

Hukum

Terjaring Tangkap Tangan KPK, Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil Punya Harta Rp 4,7 Miliar

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Terjaring tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil yang merupakan politisi PDI Perjuangan tercatat mempunyai harta sebesar Rp 4,7 miliar.

Harta kekayaan Adil itu tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKP) di KPK periode 2021 yang telah dilaporkan pada 29 Maret 2022. Di mana, Adil mempunyai harta sebesar Rp 4.785.577.310 (Rp 4,7 miliar).

Harta tersebut terdiri dari harta tanah dan bangunan senilai Rp 4.367.400.000 (Rp 4,3 miliar). Adil tercatat memiliki 74 bidang tanah di Kab/Kota Kepulauan Meranti, Kab/Kota Bengkalis, Kab/Kota Kampar, dan di Kota Pekanbaru.


Selanjutnya, Adil juga mempunyai lima kendaraan senilai Rp 174 juta, terdiri dari motor Honda tahun 2014 seharga Rp 8 juta; motor Honda tahun 2015 seharga Rp 9 juta; motor Honda tahun 2018 seharga Rp 12 juta; mobil Honda Brio DD1 2E AT CKD tahun 2015 seharga Rp 120 juta; dan motor Kawasaki tahun 2017 seharga Rp 25 juta.

Kemudian, Adil juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 244.177.310. Akan tetapi, Adil tercatat tidak mempunyai utang. Sehingga, total harta kekayaan Adil pada 2021 sebesar Rp 4.785.577.310.

Muhammad Adil sendiri merupakan Bupati Kepulauan Meranti periode 2021-2026 didampingi oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Asmar.

Sebelum menjadi Bupati, Adil pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Riau selama dua periode, yakni periode 2014-2019 dengan menggunakan bendera Partai Hanura, dan periode 2019-2024 menggunakan bendera PKB. Namun pada periode kedua itu, Adil hanya menjabat selama satu tahun untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2020.

Pada Pilkada 2020, Adil maju sebagai calon bupati menggunakan bendera PDI Perjuangan didampingi oleh AKBP (Purn) Asmar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya