Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Tuduh Agen Mata-mata Barat Bantu Ukraina Lancarkan Teror di Wilayah Aneksasi

KAMIS, 06 APRIL 2023 | 19:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pernyataan terbaru Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut agen mata-mata Barat telah membantu Ukraina melancarkan serangan teror di wilayah yang berhasil dianeksasi Moskow.

Tuduhan tanpa menyertakan bukti apa pun itu, dikemukakan Putin selama pertemuan Dewan Keamanan Kremlin pada Rabu (5/4).

Putin menyebut Ukraina dan mata-mata Barat berupaya menyerang Rusia serta wilayah Ukraina yang dianeksasi yakni Zaporizhzhia dan Kherson.
 

 
"Ada alasan untuk menegaskan bahwa dinas intelijen Barat digunakan untuk melakukan sabotase dan serangan teroris," tegas Putin, seperti dimuat AFP.

Selain itu, Putin juga menuduh Ukraina menggunakan kelompok kriminal termasuk pengedar narkoba untuk melancarkan teror di dua wilayah tersebut.

Melihat ancaman tersebut, Putin mendesak Dewan Keamanan Rusia untuk bertindak dengan cara yang keras dan efektif dalam memastikan wilayah aneksasi tetap terkendali.

"Kontrol atas situasi harus dipastikan dengan andal," kata Putin.

Putin mengklaim bahwa rakyat di wilayah aneksasi sebagian besar mendukung Rusia, dan Moskow akan melakukan segala hal untuk melindungi keamanan mereka.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya