Berita

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Didorong Nyapres di 2024, Pengamat: Megawati Lebih Terhormat jadi King Maker

RABU, 05 APRIL 2023 | 22:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dorongan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar ikut mencalonkan diri pada Pilpres 2024, seperti yang disampaikan mantan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Zulfan Lindan, dinilai kurang tepat.

Menurut pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan, posisi Megawati dalam dunia perpolitikan Indonesia bukan lagi pada tataran kontestan.

“Sebagai wacana politik, dukungan tersebut saya kira sah-sah saja. Tapi realitas politik yang berkembang hari ini menghadirkan atmosfer politik yang berbeda,” ujar Yusak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/4).


Dekan FISIP Universitas Sutomo ini mengurai, situasi dan kondisi politik saat ini menuntut partai politik (paprol) menghadirkan figur yang segar.

“Dimana, ekspektasi publik atas capres masih tertuju pada tiga kandidat utama, yaitu Pak Prabowo, Ganjar dan Anies,” tuturnya.

Oleh karena itu, Yusak memandang Megawati seharusnya berada pada posisi yang berperan dalam menentukan dukungan, dan mendorong proses pemenangan di antara figur-figur yang mencuat belakangan hari ini.

“Meskipun Bu Mega memegang kendali pencapresan PDIP, tapi saya kira Bu Mega akan lebih terhormat jika menjadi king maker,” katanya.

“Karena, kapasitas dan positioning politiknya (Megawati) jauh lebih tinggi dari sekedar nyapres,” demikian Yusak menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya