Berita

Presiden China Xi Jinping menanam pohon bersama siswa dan masyarakat setempat selama kegiatan penanaman pohon sukarela di Beijing, ibu kota Tiongkok, 4 April 2023/Net

Dunia

Tanam Pohon Bersama Siswa di Beijing, Xi Jinping Minta Rakyat China Perbanyak Penghijauan

RABU, 05 APRIL 2023 | 09:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya penghijauan sebagai babak baru dalam membangun China yang indah menjadi fokus pemerintahan Xi Jinping saat ini.

Hadir dalam kegiatan penanaman pohon sukarela di Beijing pada Selasa (4/4), Presiden China Xi Jinping menyerukan kepada rakyatnya untuk melakukan lebih banyak upaya penghijauan.

Xi, yang tampil dengan balutan mantel transparan putih, terlihat memegang pacul dan menanam pohon di sebuah taman kota di distrik timur Chaoyang bersama pejabat dan warga sekitar, serta siswa.


Ini menjadi tahun ke-11 dirinya berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon tahunan sebagai sekretaris jenderal.

"Partisipasi para pemimpin dalam penanaman pohon adalah untuk memobilisasi orang di seluruh negeri untuk bekerja bagi Tiongkok yang indah," kata Xi, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (5/4).

Sambil menanam bibit dari berbagai jenis pohon, Xi mendorong para pelajar untuk mencintai pekerjaan dan menjadi pemuda yang cakap dengan landasan moral yang kuat, kemampuan intelektual, kekuatan fisik, kepekaan estetika, dan keterampilan kerja.

"China menempati urutan teratas dunia dalam skala penghijauan buatan, dan area penanaman masih terus berkembang," kata Xi, menambahkan bahwa China dan rakyat China telah memberikan kontribusi penting untuk menghijaukan Bumi dan mengatasi perubahan iklim global.

Penghijauan akan bermanfaat bagi generasi mendatang dan harus dilanjutkan secara konsisten, karena menurutnya hutan mampu melestarikan air, menciptakan keuntungan ekonomi, meningkatkan produksi biji-bijian, dan berfungsi sebagai penyerap karbon, menurutnya.

Xi juga menyerukan proporsi yang tepat dari spesies pohon yang berbeda sejalan dengan rantai biologis dan ekologis dan memajukan penghijauan di seluruh kota.

Ia memandang, pembangunan hijau sebagai strategi pembangunan utama negara saat ini dan di masa mendatang. Kampanye penanaman pohon nasional sebagai praktik aktif untuk memajukan penghijauan dan membangun China yang indah.

"Saya meminta semua daerah dan departemen untuk meluncurkan kampanye penanaman pohon sukarela berdasarkan kondisi lokal dan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kampanye ini," katanya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya