Berita

Brigjen Endar Priantoro/Net

Politik

Selesai Masa Tugas, Ternyata Brigjen Endar Tidak Mengurus Perpanjangan ke Polri

SELASA, 04 APRIL 2023 | 19:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Berakhirnya masa tugas Brigjen Endar Priantoro sebagai Direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata disebabkan Polri dan Endar sendiri yang tidak segera mengurus promosi maupun perpanjangan penugasan di KPK.

Belakangan ini, habisnya masa berlaku penugasan Endar di KPK sebagai Direktur Penyelidikan sengaja dijadikan polemik. Bahkan terbaru, Endar membuat laporan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Padahal berdasarkan sumber Kantor Berita Politik RMOL, diberhentikannya dengan hormat Endar dari KPK karena tidak adanya usulan perpanjangan dari Polri seperti tahun-tahun sebelumnya.


Sumber Kantor Berita Politik RMOL membeberkan secara rinci proses yang harus dilakukan ketika ingin diperpanjang untuk tugas di KPK. Di mana, Biro SDM KPK akan memberitahukan pegawai KPK beberapa bulan sebelum masa tugas berakhir.

Jika pegawai tersebut ingin tetap memperpanjang masa tugas di KPK, maka harus mengisi form pernyataan perpanjangan masa tugas yang ditandatangani oleh atasan langsung, dalam hal ini atasan Endar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Setelah itu, form tersebut kembali diserahkan ke Biro SDM KPK. Selanjutnya SDM KPK melakukan analisa. Ketika masih dibutuhkan, maka akan diteruskan ke Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, dan diteruskan ke lembaga asal.

Setelah itu, lembaga asal pegawai tersebut akan kembali berkirim surat apakah tetap menugaskan pegawai tersebut di KPK atau tidak.

"Begitu prosesnya jika perpanjangan masa tugas," ujar sumber.

Akan tetapi, hal tersebut tidak dilakukan oleh Endar. Di mana, KPK telah mengirimkan surat usulan promosi untuk Brigjen Endar dan Irjen Karyoto pada 11 November 2022.

Kata sumber tersebut, Karyoto mengurus promosi jabatan ke Polri sejak keluarnya usulan surat promosi dari KPK, atau empat bulan sebelum masa tugasnya berakhir pada 31 Maret 2023.

Selama empat bulan itu, Karyoto mengurus promosi jabatan di institusi asalnya, hingga pada akhirnya mendapat jabatan Kapolda Metro Jaya. Hal tersebut ternyata tidak dilakukan oleh Endar selama empat bulan terakhir.

Namun faktanya, Polri baru membuat surat perpanjangan masa tugas di KPK pada 29 Maret 2023 dan baru diterima oleh KPK pada 30 Maret, sementara masa tugas Endar habis pada esoknya, 31 Maret 2023.

Sumber Kantor Berita Politik RMOL mengungkapkan, pada tahun sebelumnya, proses perpanjangan masa tugas kepada Irjen Karyoto dan Brigjen Endar telah dilakukan.

Form perpanjangan masa tugas ditandatangani oleh atasan langsung dan diproses di Biro SDM KPK dan dilanjutkan di Sekjen KPK, lalu diteruskan ke Polri, dan dari Polri membuat surat balasan.

Pada perpanjangan tahun sebelumnya itu, terdapat Surat Perintah nomor Sprin/839/IV/KEP./2022 yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 12 April 2022. Surat perintah itu, merupakan jawaban atas surat dari Sekjen KPK perihal permohonan perpanjangan surat perintah penugasan tahunan personel Polri yang dipekerjakan di KPK untuk Irjen Pol Karyoto dan Brigjen Endar Priantoro.

Dalam Surat Perintah Kapolri itu, menugaskan Karyoto melaksanakan perpanjangan penugasan pertama sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, dan menugaskan Endar melaksanakan perpanjangan penugasan pertama sebagai Direktur Penyelidikan KPK. Surat tersebut berlaku sejak dikeluarkan surat perintah tersebut hingga 31 Maret 2023.

Yang harus diketahui, Surat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 29 Maret 2023, hanya menjawab surat Pimpinan KPK nomor R-5164/KP.07.00/01-54/11/2022 tanggal 11 November 2022 perihal usulan pembinaan karir personel Polri, bukan surat penugasan berupa Sprin (Surat Perintah).

Pada akhirnya, Endar telah diberhentikan dengan hormat karena habisnya masa tugas di KPK per 31 Maret 2023. Keputusan itu dilakukan melalui Rapat Pimpinan (Rapim) yang dihadirkan oleh kelima pimpinan dan struktural KPK.

Kelima pimpinan yang hadir adalah, Ketua KPK Firli Bahuri dan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango, dan Johanis Tanak. Kelima pimpinan tersebut setuju atas pemberhentian dengan hormat terhadap Endar dari jabatan Direktur Penyelidikan KPK karena masa tugasnya sudah berakhir.

"Nawawi juga setuju," kata sumber.

Meskipun, Nurul Ghufron sempat menyampaikan usulan agar dikaji ulang. Akan tetapi, Ghufron tetap setuju lantaran masa tugas Endar sudah habis pada 31 Maret 2023.

Apalagi, Ghufron didampingi oleh Kepala Biro SDM dan Inspektorat yang bertemu dan menyerahkan langsung surat pemberhentian dengan hormat tersebut kepada Endar.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya