Berita

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat rapat dengar pendapat dengan komisi VIII DPR RI

Politik

Menag Yaqut Akui Ada Kesalahan Perhitungan Jemaah Lunas Tunda 2020

SENIN, 27 MARET 2023 | 19:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengakui kesalahan data yang disampaikan Ditjen PHU Kementerian Agama soal data jemaah lunas tunda 2020 saat rapat panja dengan Komisi VIII bulan Februari lalu.

Hal itu disampaikannya usai rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI dengan pembahasan tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/2023, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (27/3).

“Iya jadi kemarin ada salah data dari kami, dari direktorat jenderal PHU, terlewat ya bukan salah. Terlewat hitungan, hitungannya terlewat, ya itu salah atau enggak tergantung tafsirannya. Tapi itu terlewat hitungannya, sehingga ada angka yang kurang, dan ini kita tadi ajukan lagi ke Komisi VII setelah nanti disetujui baru nanti Keppres itu bisa lanjut,”tegas Menag Yaqut di lokasi.


Pihaknya mengatakan optimis Keppres akan segera disetujui oleh Presiden Joko Widodo setelah dilakukan pembahasan lanjutan.

“Kami masih sangat optimis, karena tadi setidaknya Komisi VII bisa memahami apa yang terjadi di perhitungan kami, dan Keppres bisa segera dilakukan, sehingga pelunasan pada calon jemaah itu juga segera bisa dilakukan,” ucapnya.

Dia menargetkan Keppres akan selesai dan ditandatangani Presiden Joko Widodo sebelum lebaran ini.

“Target saya sebelum lebaran Keppres ini sudah bisa dikeluarkan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya