Berita

Direktur Political and Public Policy, Jerry Massie/Ist

Politik

Megawati Temui Jokowi, PDIP Bakal Restui Prabowo-Ganjar?

SELASA, 21 MARET 2023 | 15:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dengan Presiden Joko Widodo, diprediksi bakal mengarah pada kesimpulan figur yang akan diusung pada Pilpres 2024.

Prediksi itu disampaikan Direktur Political and Public Policy, Jerry Massie, menanggapi pertemuan Megawati dan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3).

“Sudah mengarah ke dukungan capres Jokowi, saya kira,” ujar Jerry saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/3).


Ia menuturkan, pertemuan Megawati dan Jokowi adalah komunikasi antara atasan dan bawahan, kalau dilihat secara kasat mata.

Akan tetapi, Jerry melihat kesan Megawati kalah dalam tawar menawar politik, karena menghampiri mantan Walikota Solo itu. Terlebih Jokowi kemudian mengakui pertemuan itu membicarakan mengenai Pilpres 2024.

“Saya lihat Mega mulai lembek terhadap Jokowi. Tak segarang waktu lalu,” tuturnya.

Maka dari itu, doktor ilmu politik lulusan America Global University ini meyakini Megawati akan mendukung figur yang di-endorse oleh Jokowi. Yakni Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai capres, dan Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP, Ganjar Pranowo, sebagai  cawapres.

Namun, ia sendiri menyayangkan apabila prediksinya itu benar-benar terjadi. Karena, menurut Jerry, seharusnya yang dimajukan Megawati dari PDIP adalah putrinya yang kini menjadi Ketua DPR RI, Puan Maharani.

“Tapi ini (Prabowo-Ganjar) bukan dari trah Soekarno,” demikian Jerry Massie.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya