Berita

Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman/Net

Politik

Anwar Usman jadi Ketua MK Lagi, Sistem Pemilu Bisa Proporsional Tertutup?

SENIN, 20 MARET 2023 | 14:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Terpilihnya Anwar Usman sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2023-2028, atau untuk periode yang kedua, memunculkan pertanyaan di publik. Khususnya, tentang nasib uji materiil UU 7/2017 tentang Pemilu yang membahas soal norma sistem pemilu.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza mengamati, publik mulai meragukan integritas dan independensi Hakim Konstitusi, menyusul ada pernikahan antara sang ketua Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo, Idayati.

Ditambah menurutnya, Anwar Usman baru saja resmi dilantik sebagai Ketua MK untuk kedua kalinya, di tengah proses gugatan uji materiil Pasal 168 ayat (2) UU Pemilu dalam Perkara Nomor 114/PUU-XX/2022.


“Apakah dengan terpilihnya Anwar Usman tersebut, berarti menjadi tanda sistem proporsional tertutup akan diterapkan di Pemilu 2024? Kemungkinan itu ada, melihat fakta ia ipar Presiden Jokowi,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/3).

Namun, Efriza mengingatkan Anwar Usman agar menjaga komitmennya, untuk tetap patuh kepada konstitusi dan menjaga integritas sebagai Hakim MK.

“Saat akan menikahi adiknya Presiden Jokowi itu disampaikan,” ungkitnya.

Di samping itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo ini juga mendengar komitmen serupa disampaikan Anwar Usman, yakni saat terdapat kisruh perubahan amar putusan uji materiil UU 7/2020 tentang MK.

“Sisi lain, ia juga berjanji setelah terpilih kembali akan memulihkan kepercayaan publik kepada MK,” demikian Efriza menambahkan. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya