Berita

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani

Politik

Kamhar Lakumani: AHY Sesuai 5 Kriteria Cawapres Anies Baswedan

RABU, 15 MARET 2023 | 21:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan memberikan lima kriteria calon pendampingnya untuk bertarung dalam Pilpres 2024 mendatang.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menuturkan lima kriteria itu cocok dengan kepribadian Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Dalam pandangan saya pribadi, jika ditanyakan siapa figur yang paling pas dan memiliki bobot tertinggi menjadi pendamping Mas Anies sesuai dengan 5 kriteria yang telah disampaikan? jawabannya tentu Mas Ketum AHY," kata Kamhar kepada wartawan, Rabu (15/3).


Adapun lima kriteria yang diharpkan Anies ada pada sosok cawapresnya nanti, pertama, memiliki kontribusi signifikan pada pemenangan. Kedua, memperkuat barisan koalisi perubahan. Ketiga, bisa membantu menjalankan pemerintahan dengan efektif.

Keempat, memiliki platform perjuangan yang sama sebagai pasangan yang menawarkan perubahan dan perbaikan. Kelima, memiliki chemistry yang pas sehingga mewujud menjadi dwi tunggal.

Menurut Kamhar, lima kriteria ini cukup rasional dan realistis sesuai dengan kebutuhan. Dan Kamhar berkeyakinan kalau sosok tersebut sudah berada di kantong Anies Baswedan.

"Jadi, pasti terpenuhi, tidak utopis. Pasti ada orangnya. Siapa dia? Kami berkeyakinan Mas Anies telah mengantongi nama yang sesuai dengan kriteria itu," imbuhnya.

Dia menambahkan Partai Demokrat, Nasdem dan PKS telah menyerahkan kepercayaan sepenuhnya kepada Anies untuk menentukan cawapres pendampingnya.

"Jadi mengutip pernyataan Mas Ketum AHY, mandat telah diberikan kepada Mas Anies. Seberapa lama dan seberapa jauh koalisi ini akan berlayar akan sangat ditentukan oleh Mas Anies," demikian Kamhar.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya