Berita

Jurubicara bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri/RMOL

Hukum

Kasus Korupsi Bansos Beras Kuncoro Wibowo, KPK Langsung Garap 8 Saksi

RABU, 15 MARET 2023 | 13:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai mengumumkan penyidikan perkara baru kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) beras di Kementerian Sosial (Kemensos), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung memanggil saksi-saksi, Rabu (15/3).

Jurubicara bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, hari ini tim penyidik telah memanggil delapan orang untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam pekerjaan penyaluran bansos beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPK) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020-2021 di Kemensos.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polresta Serang Kota, Jalan Ahmad Yani nomor 64, Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten," ujar Ali kepada wartawan, Rabu siang (15/3).


Kedelapan saksi yang dipanggil, yaitu Muchtar Djamaluddin selaku Supervisor Distribusi PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) Divre Kupang; Polikarpus Meo Teku selaku Koordinator Wilayah 1 PKH Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); Himatussobri selaku Koordinator Pendamping KPM PKH Kabupaten Serang 2020-Maret 2021.

Selanjutnya, Muhidin selaku Koordinator Kabupaten Tangerang tahun 2020; Kristianus Karo selaku Pendamping PKH; Erti Vertiana Selan selaku Pendamping PKH; Nurul Falah Citra selaku Pendamping PKH Kota Serang; dan Ida Roswita Hasan selaku Pendamping PKH.

KPK pada hari ini secara resmi mengumumkan penyidikan perkara baru ini. Meski demikian, KPK belum membeberkan identitas para tersangka dan konstruksi perkaranya. Hal itu akan diungkapkan ke publik setelah dilakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan terhadap para tersangka.

Sumber Kantor Berita Politik RMOL menyebutkan, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, yaitu Kuncoro Wibowo selaku Direktur Utama (Dirut) PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) Logistic yang sebelumnya sempat menjabat sebagai Dirut PT Transjakarta sejak Januari-Maret 2023.

Selanjutnya ada Ivo Wongkaren selaku Ketua Tim Penasihat PT Primalayan Teknologi Persada (PTP); Budi Susanto selaku Direktur Komersial PT BGR; April Churniawan selaku VP Operation PT BGR; Roni Ramdani selaku Ketua Tim Penasihat PT PTP; dan Richard Cahyanto selaku GM PT PTP.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya