Berita

Luhut Binsar Pandjaitan saat menemui Surya Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (14/3)/Ist

Politik

Andi Arief Yakin Surya Paloh Tak Bisa Dipengaruhi Luhut

SELASA, 14 MARET 2023 | 17:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat meyakini tokoh Koalisi Perubahan (Demokrat, Nasdem, PKS) akan sulit untuk diintervensi pihak manapun termasuk pemerintah.

Terlebih, para tokoh Koalisi Perubahan sudah membangun silaturahim politik berbulan-bulan untuk menyongsong Pemilu 2024.

Begitu disampaikan Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief soal Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan menemui Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, di Nasdem Tower, siang tadi (Selasa 14/3).  


“Para tokohnya (koalisi perubahan) itu para tokoh yang menurut saya, “agak sulit dipengaruhi pemerintah” kalau sudah bersikap,” kata Andi Arief dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa sore (14/3).

Atas dasar itu, anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini sangat yakin kalau Surya Paloh tidak akan berkhianat dengan janji-janji yang telah disepakati bersama Koalisi Perubahan, meskipun telah beberapa kali ditemui Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan representasi pemerintah.

“Agak agak susahlah untuk pimpinan partai mengkhianati janji-janji dalam koalisi perubahan, agak susah, karena bukan berlangsung pendek kan, sudah hampir 5-6 bulan,” pungkasnya.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyambangi Surya Paloh ke Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa siang (14/3).

Pertemuan Surya Paloh dengan Luhut Binsar Pandjaitan di Nasdem Tower merupakan kali ketiga. Sebelumnya mereka sempat bertemu di Eropa, sekitar Januari 2023. Kemudian pertemuan kedua, dilakukan di salah satu restoran di Jakarta pada 3 Februari 2023 lalu. Saat itu keduanya makan siang bersama.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya