Berita

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/3)/Ist

Politik

Sebanyak 1.216 Korban Tanah Longsor Natuna Mengungsi di 4 Lokasi

SENIN, 13 MARET 2023 | 19:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi memastikan sebanyak 1.216 korban musibah tanah longsor di Serasan, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengungsi di lokasi yang berbeda.

"Di pengungsian Pos Lintas Batas Negara ada 219 orang, di pengungsian Puskesmas 215 orang, kemudian pengungsian pelimpah Masjid Al-Furkon sebanyak 500 orang dan pengungsian di SMA 1 Serasan 222 orang," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/3).

Meski begitu pihak TNI-Polri bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat terus berupaya memenuhi kebutuhan para pengungsi.


Mulai dari bahan makanan, obat-obatan, pakaian dan selimut, peralatan bayi.

Di sisi lain, petugas gabungan masih terus mencari 8 korban yang hilang sampai saat ini.

Bila nantinya warga masih ada yang melapor hilangnya anggota keluarga, Ramadhan meminta agar menghubungi posko terdekat.

"Perlu kami sampaikan juga untuk masyarakat yang akan melapor keluarga yang hilang, melapor ke posko pos lintas batas negara dan posko identifikasi korban dengan nomor layanan hotline 08114646 dan nomor 0852 2722 78707," kata Ramadhan.

Sejauh ini total korban jiwa akibat tanah longsor mencapai 46 orang dan delapan orang masih dalam pencarian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya