Berita

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dan jajaran bersama Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono melakukan pertemuan/RMOL

Politik

Bahas Sistem Pemilu dengan PBB, PPP Bakal Manut Putusan MK

SENIN, 13 MARET 2023 | 17:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sistem pemilu proporsional tertutup turut menjadi pembahasan dalam pertemuan antara Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dengan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/3).

“Iya sempet kita bahas tentang landasan hukumnya,” kata Mardiono usai pertemuan.

Namun demikian, Mardiono menyebut pihaknya menunggu keputusan Makhamah Konstitusi (MK) mengenai sistem pemilu apakah akan dilakukan dengan proporsional terbuka atau tertutup. Pasalnya, hingga kini gugatan sistem proporsional terbuka masih digodok MK.


“Lagi-lagi kesimpulannya itu kan ada di tangan palunya MK,” tuturnya.

Mardiono menegaskan, jika MK mengabulkan gugatan sistem proporsional terbuka agar menjadi tertutup, maka pihaknya kan manut pada putusan MK tersebut.

“Ya pasti, karena itu adalah keputusan yang bersifat final gak akan bisa kita challenge lagi. Karena tidak akan ada lembaga peradilan lebih tinggi lagi dari keputusan MK itu,” kata Mardiono.

Namun hingga kini, Mardiono menyatakan pihaknya masih memegang sikap menolak sistem pemilu proporsional tertutup bersama tujuh fraksi parpol lainnya.

“Iya karena dari 8 partai koalisi di pemerintahan sudah menyatakan pendapat, menolak dengan pemilu sistem proporsional terutup. Tetapi pada akhirnya, apapun yang diputuskan MK tentu PPP akan taat azas,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya