Berita

Massa Perkumpulan Pemuda Keadilan berunjukrasa di tengah pelaksanaan sidang dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP)/RMOL

Politik

Aksi Sholawat Warnai Sidang Ketua KPU di DKPP

SENIN, 13 MARET 2023 | 11:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi unjuk rasa dilakukan Perkumpulan Pemuda Keadilan, di tengah pelaksanaan sidang dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP), dengan teradu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asyari.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di halaman Kantor DKPP, Jalan Wahid Hasyim, Gondangdia, Jakarta Pusat, ada belasan orang memakai baju koko, lengkap dengan peci, menyampaikan sejumlah tuntutan.

Beberapa spanduk dibentangkan di aspal, antara lain bertuliskan “Masyarakat menunggu ketegasan DKPP, copot Hasyim Asyari Ketua KPU RI”.


Selain itu juga dituliskan mosi tidak percaya kepada lembaga penyelenggara Pemilu, karena ada dugaan pelanggaran KEPP oleh Hasyim Asyari.

Salah satu bunyi spanduk, “KPU tidak dipercaya jika dipimpin Hasyim Asyari”. Spanduk lainnya berbunyi ”Hasyim Asyari masih menjabat, bencana besar bagi Indonesia”.

Massa yang mengklaim diri dari Perkumpulan Pemuda Keadilan itu nampak tidak banyak orasi, lebih banyak melantunkan sholawat.

Seperti diketahui, pada sidang hari ini, Hasyim Asyari Hadir langsung ke Kantor DKPP, menjalani sidang pertama dengan agenda mendengar pokok permohonan pengadu.

Materiil aduan terkait dugaan pelecehan seksual oleh Hasyim Asyari kepada Ketua Umum Partai Republik Satu, Hasnaeni Moein, atau dikenal dengan julukan Wanita Emas.

Ada dua perkara yang disidangkan DKPP, perkara nomor 35-PKE-DKPP/II/2023 yang diadukan Dendi Budiman, serta perkara 39-PKE-DKPP/II/2023.

Dalil gugatan pengadu pada perkara 35-PKE-DKPP/II/2023, Dendi Budiman menyebut Hasyim Asyari melakukan pertemuan dan perjalanan ke Yogyakarta bersama Wanita Emas.

Sedangkan pada perkara 39-PKE-DKPP/II/2023 yang disampaikan Ihsan Prima Negara, Sekjen Partai Republik Satu, menyebut Hasyim Asyari melakukan pelecehan seksual disertai ancaman kepada Hasnaeni.

Sidang yang dipimpin Ketua DKPP, Heddy Lugito, dan beberapa anggota DKPP berlangsung secara tertutup.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya