Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani/Net

Politik

Puan Cocok Capres PDIP, Terkendala Belum Ketemu Format Genjot Elektabilitasnya

JUMAT, 10 MARET 2023 | 05:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menghadapi pertarungan pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024 mendatang, hanya PDI Perjuangan yang belum juga mengumumkan secara terbuka mengusung sosok capres.

Ketua DPP PDI Perjungan Puan Maharani yang digadang-gadang akan dicapreskan sampai saat ini belum dideklarasikan sebagai calon presiden untuk diusung di tahun 2024.

Saat yang bersamaan, sebagian besar kader PDI Perjuangan menjagokan Puan.
Pengamat politik Ujang Komarudin berpendapat dorongan kader agar mencapreskan Puan adalah tindakan politik yang wajar.

Pengamat politik Ujang Komarudin berpendapat dorongan kader agar mencapreskan Puan adalah tindakan politik yang wajar.

"Kalau ada elite kader PDIP mendorong Puan menjadi capres, mesti diusung Megawati, wajar ya," kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/3).

Menurut Dosen Ilmu Politik Universitas Al Azhar ini, pengalaman politik Puan sangat bagus selama ini. Beberapa ruang kekuasaan dari eksekutif dan legislatif sudah pernah ia emban.

Beberapa jabatan yang pernah diemban Puan adalah Menteri Koordinator bidang Manusia dan Kebudayaan (PMK), putri Megawati itu saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI.

Namun demikian, Puan memiliki kekurangan dan kesulitan dalam menaikkan elektabilitas di hadapan publik.

"Persoalan Puan elektabilitas saja, belum ketemu format menaikkan elektabilitas Puan ini," demikian Ujang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya