Berita

Anggota Komisi VII DPR RI, Diah Nurwitasari/Ist

Politik

Sorot Standar Keamanan Depo Plumpang, Legislator PKS: Objek Vital Nasional Tidak Terjaga dengan Baik

KAMIS, 09 MARET 2023 | 16:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebagai sebuah objek vital nasional depo BBM Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, sudah semestinya memiliki standar keamanan yang maksimal. Sehingga tidak perlu ada insiden kebakaran yang akhirnya merembet ke permukiman warga yang jaraknya memang sangat dekat dengan depo Pertamina Plumpang.

“Ini saya terus terang secara pribadi tidak paham persis standarnya apa namanya, tetapi ini tingkat standar tinggi keamanan," kata anggota Komisi VII DPR RI, Diah Nurwitasari, dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan Tema ”Tragedi Depo Pertamina Plumpang, Apa Solusinya?”, di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (9/3).  

"Karena kalau apapun yang terjadi di situ, dampaknya itu skalanya sangat luas, jadi tidak bisa serampangan,” imbuhnya.


Legislator dari Fraksi PKS ini menambahkan, bukan hanya sisi pembangunan yang memerlukan standar keamanan tinggi. Tapi juga termasuk pengawasan terhadap seluruh infrastruktur. Baik di kilang minyak, maupun jaringan pipa-pipa Pertamina.

“Pengamanannya seperti apa, yang pernah juga terjadi ya kalau enggak salah saat pembangunan KCIC, kegaruk. Ini kan sebuah kecerobohan, siapa yang cerobohnya ya bisa diinvestigasi,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya kecerobohan tersebut, menunjukkan bahwa standar keamanan sejumlah objek vital nasional kurang baik. Kalau tidak bisa dibilang buruk.

“Ini menunjukkan bagaimana sebetulnya objek vital nasional ini tidak terjaga dengan baik, tidak teramankan dengan baik. Objek vital nasionalnya tidak teramankan dengan baik, ini yang perlu kita cermati,” tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya