Berita

Presiden Joko Widodo kompak bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, menghadiri panen raya di Desa Lejer, Kebumen, Jawa Tengah/Ist

Politik

Direktur PPI: Pertemuan di Kebumen, Kuatkan Sinyal Dukungan Jokowi pada Ganjar-Prabowo

KAMIS, 09 MARET 2023 | 15:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kekompakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, mendampingi Presiden Joko Widodo saat menghadiri panen raya di Desa Lejer, Kebumen, Jawa Tengah pada Kamis (9/3), tidak bisa dibaca sekadar kepala daerah bersama menteri yang menemani seorang kepala negara.

Pandangan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, jika dilihat dalam kacamata politik khususnya Pemilu 2024, pertemuan di Kebumen membuat sinyal dukungan Jokowi untuk mendukung pasangan Ganjar-Prabowo semakin nyata.

“Pertemuan antara Ganjar, Pranowo, dan Jokowi hari ini adalah terkait dengan duet mereka, Ganjar capres dan Prabowo sebagai cawapres atau sebaliknya,” kata Adi kepada wartawan.


Kata Adi, sinyal dukungan ini bisa diwujudkan apabila Ganjar dan Prabowo memiliki pemahaman yang sama, yakni menganggap Jokowi sebagai king maker.

Tantangannya, lanjut akademisi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini, justru ada pada pihak Prabowo. Tepatnya, seberapa siap Ketua Umum Partai Gerindra itu menjadi pendamping Ganjar.

“Apakah mau menjadi calon wakil yang kemudian diduetkan dengan Ganjar Pranowo. Itu kan pertanyaan-pertanyaan penting, karena menyatukan dua orang yang menurut saya punya nama besar, punya elektabilitas tinggi. Ini bukan perkara gampang,” tuturnya.

Pada sisi lain, Adi menyebutkan bahwa elektabilitas Ganjar dari sejumlah lembaga survei terpaut jauh di atas Prabowo. Menurutnya, kondisi itu juga menjadi indikator potensi duet Ganjar-Prabowo terjadi dalam Pilpres 2024.

“Ini yang sebenarnya bisa menjelaskan kalau ujung-ujungnya Prabowo bisa berpasangan dengan Ganjar. Tapi itu dengan catatan Ganjar diusung oleh PDIP. Prabowo bisa punya partner koalisi di 2024,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya