Berita

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Beda Sikap soal Depo Plumpang, Jamiluddin Ritonga: Pola Komunikasi Menteri Jokowi Buruk

KAMIS, 09 MARET 2023 | 02:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pernyataan berbeda Luhut Binsar Panjaitan dan Erick Thohir terkait relokasi terdampak ledakan Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara mengindikasikan pola komunikasi pembantu Presiden Joko Widodo buruk.

Menurut Erick yang menjabat Menteri BUMN, Depo Pertamina akan direlokasi. Di sisi lain, Luhut selaku Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) menyatakan warga sekitar Depo Pertamina yang akan direlokasi.

Menurut pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, perbedaan itu tentu membingungkan Pertamina dan juga masyarakat sekitar Depo di Plumpang.


"Perbedaan itu juga menunjukkan buruknya pola komunikasi para menteri Jokowi. Masing-masing menteri mengeluarkan kebijakan tanpa ada koordinasi terlebih dahulu," jelas Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (8/3).

Analisa Jamiluddin, masing-masing menteri seolah ingin menunjukkan dirinya yang paling berwenang memutuskan soal relokasi kasus Depo Pertamina di Plumpang.

Seharusnya, kata mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini, hal itu tidak perlu terjadi karena Presiden Joko Widodo sudah menyerahkan kepada Menteri BUMN dan Pertamina untuk memutuskan terkait relolasi.

"Karena itu, seharusnya cukup Menteri BUMN yang memutuskan relokasi tersebut," jelas Jamiluddin.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya