Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Dua Menteri Beda Sikap, Iwan Sumule: Kalau Mau Relokasi, Baiknya Depo Plumpang Dipindah ke Pulau Reklamasi

RABU, 08 MARET 2023 | 12:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perbedaan sikap terjadi di internal pemerintah dalam menyikapi kasus kebakaran di Depo Pertamina Plumpang pada Jumat (3/3). Pasalnya, ada dua opsi yang saling bertolak belakang dilempar ke publik.

Pertama opsi merelokasi Depo Pertamina Plumpang ke lahan milik Pelindo di Kali Baru, Jakarta Utara. Opsi ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Katanya, proses pemindahan baru akan siap pada akhir tahun 2024.

Namun Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menolak usulan tersebut. Dia memberi opsi agar warga di sekitaran Depo Pertamina Plumpang yang dipindah. Alasannya karena area kosong atau buffer zone tidak seharusnya diisi orang, tapi pada kenyataannya justru wilayah itu dihuni beberapa kepala keluarga.


Bagi Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule, perbedaan sikap ini terjadi karena tidak adanya ketegasan pemerintah menjaga zona aman. Keputusan yang diambil seolah dominan kepentingan politik.

“Dua menteri Jokowi beda sikap. Erick Thohir pilih relokasi depo, Luhut pilih relokasi warga. Ini dilema karena sejak awal tidak ada ketegasan pemerintah menjaga zona aman, dominan kepentingan politik,” tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/3).

Menurutnya, kebijakan tentang Depo Pertamina Plumpang harus dipikir secara matang. Jika hendak relokasi depo, maka perlu diperhatikan bahwa pembangunan tersebut membutuhkan waktu paling cepat 2,5 tahun. Sementara depo Plumpang memasok sebesar 20 persen kebutuhan BBM nasional.
 
Hal yang sama sulit ketika harus memindah depo ke tanah milik Pelindo. Sebab tanah Pelindo di Jakarta juga akan bersinggungan dengan rumah warga.

“Bahkan akan menggusur warga yang bersurat, mempunyai kepemilikan atas tanah yang sah,” sambungnya.

Jika opsi relokasi depo yang dipilih, Iwan Sumule menyarankan tempat yang jauh dari pemukiman warga DKI Jakarta. Tempat yang cocok itu ada di lokasi reklamasi.

“Kalau opsi relokasi depo yang dipilih, mungkin baiknya Depo Plumpang direlokasi ke salah satu pulau reklamasi,” tutupnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya