Berita

Ketua Saudi Fund Development (SFD), sekaligus Menteri Pariwisata Arab Saudi, Ahmed Aqeel Al-Khateeb, dan Gubernur Bank Sentral Turki Sahap Kavcioglu saat melakukan penandatanganan dana deposit pada Senin, 6 Maret 2023/Net

Dunia

Bantu Bangkitkan Ekonomi, Arab Saudi Simpan Rp 76 Triliun di Bank Sentral Turki

SELASA, 07 MARET 2023 | 17:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Arab Saudi membantu pemulihan ekonomi Turki yang tengah menghadapi inflasi tinggi dan bencana gempa bumi. Bantuan itu direalisasikan dalam bentuk penyimpanan dana sebesar 5 miliar dolar AS atau Rp 76 triliun di Bank Sentral Turki.

Langkah tersebut diambil atas perintah langsung Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada Senin (6/3).

"Bukti kerja sama yang erat dan ikatan sejarah yang ada antara Kerajaan Arab Saudi dan Republik Turki, serta saudara-saudaranya," kata kerajaan dalam keterangannya yang dimuat Deutsche Welle.


Dana deposit itu disebut dapat membantu Ankara meningkatkan nilai tukar mata uangnya terhadap mata uang internasional.

Dana akan disetor melalui lembaga pemerintah, Saudi Fund Development (SFD), yang telah ditandatangani Ketua SFD sekaligus Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmed Aqeel Al-Khateeb dan Gubernur Bank Sentral Turki Sahap Kavcioglu.

Rencana deposit ini sebelumnya telah diumumkan oleh Menteri Keuangan Arab Saudi Mohammed Bin Abdullah Al-Jadaan pada Desember lalu, sebagai sebuah langkah untuk mempererat hubungan antar kedua negara.

Ini bertujuan memulihkan hubungan keduanya setelah mereka sempat bersitegang karena pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi pada 2018 di Istanbul.

Sementara itu, pada Juni mendatang, Putra Mahkota MbS berencana melakukan kunjungan ke Turki.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya