Berita

Atlet tenis Rusia, Andrey Rublev/Net

Dunia

Atlet Tenis Rusia Kembali Sampaikan Pesan Anti-perang di Dubai

SABTU, 04 MARET 2023 | 12:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pesan anti-perang kembali disampaikan atlet tenis kebanggaan Rusia, Andrey Rublev, dalam perjalanannya menuju pertandingan di Dubai pada Jumat (3/3).

Selama wawancaranya, Rublev mengatakan "gila" saat melihat warga menderita dan sekarat akibat perang yang berlangsung lebih dari setahun.

“Seperti yang saya katakan sepanjang waktu, sungguh gila bahwa begitu banyak warga biasa yang menderita, sekarat. Tidak mudah hal itu terjadi di zaman kita ketika kita memiliki semua ponsel, internet, media sosial," ujarnya, seperti dimuat Al-Arabiya.


Ia menginginkan perdamaian di seluruh dunia, terutama kepada negara asalnya yang belum mau menghentikan konflik militer di Ukraina.

“Satu-satunya hal yang saya harap segera adalah perdamaian di setiap negara. Tidak masalah di mana. Saya harap akan ada perdamaian," kata Rublev.

Rublev pertama kali menulis pesan anti-perang beberapa hari setelah invasi Rusia ke Ukraina, dan setelah menang dari Alexander Zverev di final kedua berturut-turut di Dubai.

"Tolong Jangan Perang," begitulah pesan pemain tenis berusia 25 tahun itu sambil menulis kata 'Tsoi hidup', mengacu pada penyanyi rock dan penulis lagu Viktor Tsoi.

Tsoi adalah salah satu musisi paling sukses dan berpengaruh di Rusia sebelum kematiannya dalam kecelakaan mobil pada 1990 di usia ke 28 tahun.

Rublev mengaku mengaguminya karena pernah menjadi artis yang berpengaruh dan memiliki suara yang kuat di era Uni Soviet.

“Pada saat itu saya tidak ada, tetapi pada saat itu tidak ada waktu yang mudah. Suaranya sangat kuat. Lirik yang ia tulis memberikan banyak harapan kepada masyarakat saat itu," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya