Berita

Anggota Komisi XI DPR RI, Said Abdullah/Net

Politik

Soal Flexing Pejabat Kemenkeu, Said Abdullah: Menkeu Sri Mulyani Harus Klarifikasi

RABU, 01 MARET 2023 | 16:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kasus flexing atau pamer kekayaan oknum pejabat tinggi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membuat masyarakat tersinggung. Pasalnya, saat ekonomi rakyat masih susah akibat hantaman pandemi Covid-19, para pejabat Kemenkeu dengan santai memamerkan kekayaan mereka.

Anggota Komisi XI DPR RI, Said Abdullah menegaskan, kasus flexing pejabat Kemenkeu merembet ke mana-mana dan menjadi sorotan masyarakat. Lantaran gaya hidup mewah oknum pejabat itu telah membuat sakit hati rakyat kecil.

“Publik memang berhak melakukan kontrol, dan berhak bertanya atas situasi yang mereka anggap ganjil,” ujar Said Abdullah kepada wartawan, Rabu (1/3).


Menurutnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani harus memberikan penjelasan terkait munculnya fenomena flexing di lingkungan Kemenkeu. Hal ini penting dilakukan untuk meredam kemarahan masyarakat.

“Untuk menjawab keraguan publik ini, ada baiknya Menkeu Sri Mulyani memobilisasi para pejabat tinggi di Kemenkeu, guna mengklarifikasi kekayaannya ke Aparat Penegak Hukum (APH),” demikian Said.

Pamer kekayaan atau flexing pejabat Kemenkeu disorot masyarakat menyusul kasus anak bekas petinggi Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo yang memamerkan harta orangtuanya.

Publik lantas menyorot sejumlah pejabat di lembaga keuangan negara lainnya. Salah satunya yang kena sorot adalah Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto, yang diketahui memamerkan motor gede dan pesawat Cessna milik pribadi di media sosial.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya